News Events
2013-09-04


Dalam survei yang dibuat oleh brand perlengkapan tidur Ergoflex UK itu diketahui, ketidakpercayaan diri menghinggapi wanita-wanita yang memiliki pasangan atau suami. Begitu tidak percaya dirinya, 26% dari mereka mengaku tetap memakai make-up saat tidur di malam hari. Perilaku ini bukan hanya dilakukan wanita yang memiliki pasangan saja. Ada 6% wanita single yang juga tidak menghapus make-up mereka saat tidur.

Para responden yang tidur dengan tetap make-up ini, 52% dari mereka sudah terlibat dalam sebuah hubungan atau pernikahan kurang dari setahun. Hanya 12% yang pernikahannya telah berumur lebih dari 10 tahun.

Perilaku memakai make-up saat tidur ini disebut oleh para responden sebagai little white lies. Ada 95% responden yang mengaku tidak mengatakan pada pasangan kalau mereka masih memakai riasan saat terlelap di malam hari. Dari 95% yang berbohong itu, 45% di antaranya mengungkapkan pada pasangan kalau mereka telah menghapus make-up yang dipakai sehari-hari.

Apa saja make-up yang tetap dipertahankan oleh 26% wanita itu saat tidur? Daftarnya cukup banyak mulai dari maskara, concealer, foundation, lipstik atau lipgloss hingga bulu mata palsu. Semua make-up tersebut tetap dipakai bukan tanpa sengaja. Riasan ini dipertahankan karena ingin terlihat fresh di pagi hari saat dilihat pasangan begitu membuka matanya.

Tidakkah para wanita ini takut wajah mereka menjadi rusak karena tidur dengan tetap memakai make-up? 49% responden menjawab tidak peduli dengan efek sampingnya pada kulit mereka. Meski tidak peduli, kenyataannya perilaku tersebut mempengaruhi kulit mereka. 33% responden mengaku kondisi kulit mereka jadi memburuk karena tetap memakai make-up.

Tidur dalam kondisi tetap memakai make-up pastinya tidak baik untuk kulit. Apapun alasannya, sebaiknya Anda tidur dalam keadaan sudah bersih dari riasan apapun di wajah. Berikut ini risiko-risiko dari tetap memakai make-up saat tidur.

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com